Jika diminta menggambarkan perasaan saya mengenai film ini, nggak akan cukup satu paragraf untuk menceritakannya.

Ketika saya terpilih menjadi salah satu pemenang E-Invitation Ticket Screening & Premiere A Silent Voice (Koe no Katachi) yang diadakan oleh Japanese Station dan Moxienotion, yang saya pikirkan hanya satu: Apa saya bisa nonton film ini tanpa kehilangan minat ketika film diputar? Karena, jujur, saya nggak bisa menonton film di bioskop dan harus duduk manis selama penayangan. Sendirian pula.

Ternyata tanpa sadar saya telah berprasangka buruk. Film ini sangat baik dari sisi cerita. Kecepatan cerita yang naik turun membuat penonton terombang-ambing dan selalu terpaku pada layar (kecuali saya, yang berkali-kali membetulkan posisi duduk)

Saya tidak akan menceritakan isi cerita di sini, karena filmnya sendiri baru akan tayang tanggal 3 Mei 2017 di Indonesia(seminggu setelah premiere), takut nggak adil dengan penonton lain yang belum sempat nonton.

Koe no Katachi

Dari segi gambar, anime ini nggak menyajikan gambar yang berkualitas tinggi seperti Kimi no Na Wa, namun sangat pas dengan genre Slice of Life.  Saya bisa memberikan rating 8/10 untuk gambar.

Yang paling saya suka adalah segi cerita. Genre Slice of life sebenarnya bukan favorit saya, namun pesan moral yang terkandung dalam film inilah yang membuat saya penasaran dan semenjak teasernya keluar, saya ingin sekali nonton film ini. 10/10 untuk segi cerita.

Kekurangan yang ada dalam film ini justru dari segi translasi bahasa. Saya tidak akan mengomentari soal bahasa Jepang yang ditranslasikan ke bahasa lain, karena saya juga masih belajar(dan akan selalu belajar), namun translasi Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesianya saya masih kurang mengena dan ada beberapa kalimat yang berbeda paham (bukan karena perbedaan kultur karena kalimatnya justru dari dialog sehari-hari). Mungkin kedepannya akan bisa dirapikan lagi oleh pihak penyelenggara film supaya penonton bioskop bisa menikmati film tanpa harus bingung dengan terjemahan yang kurang pas (masih ada waktu seminggu), meski saya rasa penonton sudah pintar dan cepat memahami perkataan yang dimaksud. Saya beri rating 7/10 karena kalimat lain banyak yang bagus dan mudah dicerna.

Pada akhirnya, saya sangat puas ketika menonton film ini. Salut untuk tim produksi film. Terimakasih kepada CGV selaku penyedia. Sukses selalu untuk Japanese Station dan Moxienotion. Bagi yang belum menonton, saya sarankan untuk menonton, karena saya sendiri berminat untuk kembali menonton film ini (jika ada teman & waktunya).

 

Advertisements

2 thoughts on “Premiere Film A Silent Voice (Koe no Katachi) 27 April 2017

  1. Masalah translasi, emang sering bikin ‘greget’. Di Ani*ax, translasinya lebih bagus versi fans dibanding professional (ya, mereka pasti pakai penerjemah pro, kan ya), terutama translasi kata panggilan.

    1. Iya. Tapi ini jadi perubahan makna kata. Makanya kalau nggak mempelajari minimal dasarnya, pasti bingung. Karena terjemahan English berbeda makna dengan terjemahan indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s